Karomah Auliya#3

Definisi Wali Allah

Siapakah wali itu? Ada dua penjelasan tentang makna wali. 
Pertama, kata al-wali merupakan bentuk superlatif dari subyek (fa’il), seperti kata al-‘alim yang sangat alim dan kata al-qadir yang sangat bertenaga. Maka kata al-wali yang orang yang sangat menjaga ketaatan kepada Allah tanpa tercederai oleh kemaksiatan atau memberi kesempatan pada dirinya untuk membeli maksiat.

Kedua, kata al-wali adalah subjek yang lebih penting, seperti kata al-qatil artinya yang terbunuh dan al-jarih mata yang terluka. Maka kata al-wali yang dimaksud orang-orang yang dijaga dan dilindungi oleh Allah Swt, dijaga terus-terus dari berbagai macam maksiat dan selamanya mendapat pertolongan Allah untuk selalu bersama taat. 
Perlu diketahui kata al-wali diambil dari firman Allah Swt ,:

“Allah adalah pelindung (wali) orang-orang yang beriman” (QS Al-Baqarah [2]: 257). 
“Dan dia melindungi (yatawalla) orang-orang yang saleh” (QS Al-A’raf [7]: 196). 
“Engkaulah Penolong kami (maulana), maka tolonglah kami dari kaum yang kafir” (QS Al-Baqarah [2]: 286). 
“Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah adalah pelindung (maula) orang-orang beriman dan karena sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak memiliki pelindung” (QS Muhammad [47]: 11). 
“Dan firman-Nya, Sesungguhnya penolong kamu (waliyyukum) adalah Allah dan Rasul-Nya” (QS Al-Maidah [5]: 55)
Menurut saya, ditinjau dari segi etimologis, al-wali berarti yang dekat. Saat seorang hamba dekat kepada Allah karena ketaatan dan keikhlasannya, maka Allah akan senantiasa dekat dengan, dengan limpahan rahmat, keutamaan, dan kebaikan, hingga mencapai jenjang al-wilayah (kewalian).

Diterbitkan oleh NUN78

Adalah sarana Pengetahuan tentang Agama, serta aspek kehidupan yang bisa membekali diri, sehingga diharapkan mampu menjadi pribadi yang Bertaqwa

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai