Islam Membatasi Praktik Poligami

Islam Datang Membatasi Praktek Poligami Hanya Empat Isteri
Ketika Islam datang dibawa oleh Rasulullah al Amin, untuk menyampaikan Rahmat bagi alam
semesta, maka Islam tidak melarang poligami dengan begitu saja dan tidak pula membiarkan poligami secara bebas. Islam datang dan membatasi poligami maksimal hanya 4 isteri saja.
Zaman pra Islam telah mengenal poligami, bahkan poligami bukanlah suatu hal yang asing dimana
ada seorang lelaki beristiri puluhan bahkan ratusan wanita. Datangnya Islam, membawa Rahmat bagi semesta
alam (Rahmatan lil ’Alamin). Selain membatasi poligami, Islam juga menjelaskan persyaratan persyaratan dan kriteria dianjurkannya berpoligami yang sebelumnya tidak ada. Masalah ini akan dibicarakan setelahnya –insya Alloh-.

Diriwayatkan oleh Imam Bukhari rahimahullahu dengan sanadnya bahwa Ghaylan ats-Tsaqofi
masuk Islam sedangkan dirinya memiliki 10 orang isteri. Maka Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam
bersabda kepada beliau :
(( أختر منهن أربعا ))

”Pilihlah empat orang saja dari isteri-isterimu.” Diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud rahimahullahu dengan sanadnya bahwasanya
’Umairoh al-Asadi berkata :

أسلمت وعندي ثماني نسوة ، فذكرت ذلك للنبي فقال : (( أختر منهن أربعا)

”Aku masuk Islam dan aku memiliki 8 orang isteri, lalu aku sampaikan hal ini kepada Nabi dan beliau pun bersabda : ”pilihlah empat diantara mereka”.”

Demikianlah, mereka melakukannya sebagai pengejawantahan Firman Alloh Azza wa Jalla :


وإن خفتم ألا تقسطوا في اليتامى فانكحوا ما طاب لكم من النساء مثنى
وثلاث ورباع
”Apabila kamu takut tidak dapat berbuat adil terhadap anak yatim (yang hendak kamu nikahi), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat…” (QS an-Nisaa` : 3)

Diterbitkan oleh NUN78

Adalah sarana Pengetahuan tentang Agama, serta aspek kehidupan yang bisa membekali diri, sehingga diharapkan mampu menjadi pribadi yang Bertaqwa

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai