Risalah Al Muawwanah#36

Jangan Berbicara Kecuali Pembicaraan yg Baik

(وعليك)

أن لا تنطق إلا بخير، وكل كلام لا يحل النطق به يحرم عليك الاستماع إليه، وإذا تكلمت فرتل كلامك ورتبه، واصغ إلى حديث من حدثك ولا تقطعن على أحد كلامه إلا إن كان من الكلام الذي يسخط الله كالغيبة، واحذر المداخلة في الكلام، ولا تظهر لمن حدثك حديثاً تعرفه أنك تعرفه؛ فإن ذلك مما يوحش الجليس، وإذا حدثك إنسان بكلام أو حكى لك حكاية على غير الوجه المنقول فلا تقل له ليس كما تقول ولكنه كذا وكذا، فإن تعلق ذلك بأمر الدين فعرفه الصواب برفق.

Janganlah berbicara, kecuali pembicaraan yang baik. Dan setiap pembicaraan yang diharamkan, haram pula untuk didengar. Berbicaralah dengan perlahan-lahan dan tertib. Dengarkan permbicaraan orang lain, dan jangan sekali-kali kamu putus pembicaraan itu, kecuali dapat menimbulkan murka Allah Swt. seperti ghibah, dan pergunjingan. Apabila seseorang sedang membicarakan sesuatu padamu, padahal engkau telah mengetahuinya, simpan pengetahuanmu itu. Jangan engkau utarakan padanya agar ia tidak tersinggung dan kecewa. Jika seseorang menceritakan hal yang tak benar di hadapanmu, janganlah engkau berkata : “Ceritamu tidak benar!” tetapi sebaiknya Anda katakan : “Saudaraku, yang benar adalah begini …” Dan jika cerita itu berkaitan dengan keagamaan, maka benarkan secara halus dan penuh solidaritas.

Diterbitkan oleh NUN78

Adalah sarana Pengetahuan tentang Agama, serta aspek kehidupan yang bisa membekali diri, sehingga diharapkan mampu menjadi pribadi yang Bertaqwa

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai