Risalah Al Muawwanah#38

Jauhi Ghibah, Namimah, adu domba, senda gurau dan setiap pembicaraan yg tidak bersusila

(وإياك)

والغيبةَ والنميمة والإكثارَ من المزاح، واجتنب سائر الكلام القبيح، وأمسك عن رديء الكلام كما تمسك عن مذمومه، وتفكر فيما تقول قبل أن تقول فإن كان خيراً فقل وإلا فاصمت. وقال عليه الصلاة والسلام: “كل كلام ابن آدم عليه لا له إلا ذكر الله أو أمر بمعروف أو نهي عن منكر” وقال عليه الصلاة والسلام: “رحم الله امرءاً قال خيراً فغنم أو سكت عن شر فسلم”. وقال عليه الصلاة والسلام: “إن الرجل ليتكلم بالكلمة ما يلقي لها بالاً يهوي بها أبعد من الثريا”.

Jauhilah ghibah, namimah, adu domba, senda gurau dan setiap pembicaraan yang tidak bersusila. Pikirkan sebelum berbicara, jika baik, berbicaralah. Jika tidak baik, diamlah. Sabda Rasulullah Saw. :

كُلُّ كَلَا مِ ابْنِ آدَمَ عَلَيْهِ لَا لَهُ إِلَّا ذِكْرِالِلَّهِ أَوْأَمْرًابِالْمَعْرُوْفِ أَوْنَهْيٌ عَنِ الْمُنْكَرِ.

“Setiap pembicaraan manusia menjadi tanggungjawabnya, kecuali berzikir kepada Allah Ta`ala, atau amar ma`ruf nahi munkar.” (Al-Hadits)

رَحِمَ اللَّهُ امْرَءًاقَالَ خَيْرًافَغَنِمَ أَوْسَكَتَ عَنْ شَرٍّفَسَلِمَ.

“Allah mengasihi seseorang yang membicarakan kebaikan, maka ia beruntung. Atau diam dari membicarakan kejahatan, maka ia selamat.” (HR. Ibnu Mubarak dari Khalid bin Imran)

إِنَّ الرَّجُلَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مَايُلْقَى لَهَابَالًايَهْوِىْ بِهَاأَبْعَدَمِنَ الثُّرَيًّا.

“Seorang laki-laki yang mengucapkan perkataan yang tidak berguna (bisa-bisa nanti) berkibat ia dimasukkan ke dalam neraka yang dalamnya lebih jauh dari bintang kejora (bumi).”

Diterbitkan oleh NUN78

Adalah sarana Pengetahuan tentang Agama, serta aspek kehidupan yang bisa membekali diri, sehingga diharapkan mampu menjadi pribadi yang Bertaqwa

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai