Risalah Al Muawwanah#39

Jangan Melangkah kecuali ke arah Kebaikan

(وعليك)

أن لا تنقل قدميك إلا إلى خير أو في حاجة، وإذا مشيت فلا تستعجل، ولا تختال في مشيتك ولا تتبختر فتسقط بذلك من عين الله، ولا تكره أن يمشى أمامك ولا تحب أن يوطأ عقبك ويمشى خلفك فإن ذلك من أخلاق المتكبرين، ولا تكثر الالتفات وأنت تمشي ولا تقف في طريقك لمجرد الفضول، وكان عليه الصلاة والسلام إذا مشى يتقلع كأنما ينحط من صبب وإذا نودي من ورائه وقف ولم يلتفت.

Berjalan Janganlah engkau melangkahkan kedua kakimu melainkan untuk kebaikan atau keperluan yang tidak bertentangan dengan syariat. Apabila engkau berjalan, maka janganlah tergesa-gesa atau berlagak angkuh, sombong. Itu menyebabkan Allah murka. Janganlah merasa malu berjalan di belakang orang lain dan jangan merasa bangga serta senang berjalan paling depan, karena hal itu adalah ciri-ciri orang-orang sombong. Ketika berjalan, jangan sering menoleh ke kiri dan kanan, dan jangan berhenti di tengah jalan semata-mata karena usil. Berjalanlah sebagaimana Rasulullah Saw. Beliau berjalan dengan menundukkan kepada, jika dipanggil dari belakang, beliau berhenti dan tidak berpaling.

Diterbitkan oleh NUN78

Adalah sarana Pengetahuan tentang Agama, serta aspek kehidupan yang bisa membekali diri, sehingga diharapkan mampu menjadi pribadi yang Bertaqwa

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai