SETIAP pemimpin akan diminta untuk bertanggungjawab atas kepemimpinannya. Baik ia seorang pemimpin dirinya sendiri, kepala rumah tangga bagi seluruh anggota keluarganya, pemimpin di masyarakat, bahkan sebuah negara. Di mana dan sebagai apa pun kita saat menjadi pemimpin, janganlah bersikap zalim. Berlakulah dengan adil sesuai kemampuan terbaik yang dimiliki. Sebab para pemimpin zalim pasti mendapatkan akhir kisahLanjutkan membaca “Mengenaskan Adhudud Daulah bin Buwaih, Sang Pemimpin Zalim”
Arsip Penulis:NUN78
Ancaman Pemimpin Zhalim bukan hanya di Akhirat saja
Sungguh berat beban seorang pemimpin. Sebab, pertanggungjawabannya tidak hanya di dunia yang fana ini, melainkan juga akhirat kelak. Sungguh berat beban seorang pemimpin. Sebab, pertanggungjawabannya tidak hanya di dunia yang fana ini, melainkan juga akhirat kelak. Oleh karena itu, sifat amanah harus melekat pada dirinya. Allah SWT menebar ancaman kepada para pemimpin yang berbuat zalim kepada rakyatLanjutkan membaca “Ancaman Pemimpin Zhalim bukan hanya di Akhirat saja”
Kisah Seorang Pemuda dan Raja Zhalim
“Galilah parit-parit besar dan nyalakan api di dalamnya! Siapa saja yang enggan keluar dari keyakinannya menyembah Allah, bakarlah hidup-hidup di dalam parit itu!” ujar sang raja geram. Ia merupakan raja pemimpin Bani Israil. Tapi, kala itu Bani Israil bukan lagi para hamba Allah seperti di masa Nabi Musa. Mereka diliputi kekafiran dan kemaksiatan, serta melakukanLanjutkan membaca “Kisah Seorang Pemuda dan Raja Zhalim”
Tentang Aqiqah
Hukum aqiqah Aqiqah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW ini hukum melaksanakannya sesuai dengan pendapat mayoritas ulama seperti Imam Malik, Imam Syafi’i, dan Imam Ahmad adalah sunah muakkad atau diutamakan bagi orang yang mampu. Dengan begitu, orang mampu dianjurkan untuk dapat melaksanakannya sesuai waktu yang telah ditetapkan. Sementara beberapa ulama seperti Imam Laits dan Hasan Al-BashriLanjutkan membaca “Tentang Aqiqah”
Pelaksanaan Aqiqah secara Sunah
Aqiqah merupakan salah satu ajaran yang wajib dijalankan setiap Muslim ketika memiliki anak. Anjuran melaksanakan aqiqah ini sesuai sunnah Rasulullah Muhammad SAW. Karena itu, setiap Muslim harus mengetahui tata cara aqiqah anak perempuan dan laki-laki sesuai sunnah Rasulullah. Selain itu, Sahabat Dream juga perlu mengetahui masalah tata cara aqiqah orang dewasa menurut Islam. Dengan mengenalLanjutkan membaca “Pelaksanaan Aqiqah secara Sunah”
Aqiqah dalam Pelaksanaan
Pengertian Bila merujuk pada bahasa arab, aqiqah memiliki arti yaitu memutus dan melubangi. Dalam pengertian secara umum, aqiqah adalah aktivitas ibadah menyembelih hewan berupa kambing sebagai bentuk rasa syukur atas lahirnya seorang anak. Hukum atas ibadah ini berbeda berdasarkan pendapat ulama. Ada yang mengatakan bahwa ibadah aqiqah hukumnya wajib, ada yang mengatakan sunnah mu’akad dan adapula yangLanjutkan membaca “Aqiqah dalam Pelaksanaan”
AQIQAH
Dalam tradisi umat Islam, kelahiran seorang anak biasanya dirayakan dengan acara aqiqahan. Acara aqiqah dilaksanakan dengan tujuan untuk mengungkapkan kebahagian dan memanjatkan syukur kepada Allah SWT. Upacara aqiqah biasanya dilakukan dengan prosesi penyembelihan hewan ternak seperti kambing, yang lalu dibagi-bagikan kepada keluarga dan tetangga. Secara bahasa, aqiqah memiliki arti “memotong” yang berasal dari bahasa arabLanjutkan membaca “AQIQAH”
Keutamaan Basmallah
الباب الاول فی ذکر بعض البسملة ومنافعها قال المناوی فی شرحه الکبیر علی الجامع الصغیر روی انه لما نزلت البسملة الشریفة اهتزت الجبال لنزولها وقالت الزبانیة من قرأها لم یدخل النار وهی تسعة عشر حرفا علی عدد الملاٸکة الموکلین بالنار ومن أکثر من ذکرها رزق الهیبة عند العالم العلوی والسفلی وهی التی أقام الله بهاLanjutkan membaca “Keutamaan Basmallah”
Risalah Al Muawwanah#54
Shalawat awal Waktu (وعليك) بالمبادرة بالصلاة أول الوقت بحيث لا يؤذن المؤذن لكل مكتوبة إلا وقد توضأت وحضرت في المسجد، فإن لم تفعل ذلك فلا أقل من أن تأخذ في الاستعداد للصلاة من حين تسمع الأذان. وقد قال عليه الصلاة والسلام: “فضل أول الوقت على آخره كفضل الآخرة على الدنيا” وقال عليه الصلاة والسلام: “أولLanjutkan membaca “Risalah Al Muawwanah#54”
Risalah Al Muawwanah#53
Adzan dan Iqomah وإذا سمعت المؤذن فقل مثل ما يقول إلا في الحيعلتين فقل: “لا حول ولا قوة إلا بالله” وفي التثويب(1)صدقت وبررت، فإذا فرغت من جوابه فصل على النبي صلى الله عليه وسلم ثم قل: “اللهم رب هذه الدعوة التامة والصلاة القائمة آت سيدنا محمداً الوسيلة والفضيلة وابعثه مقاماً محموداً الذي وعدته” . AzanLanjutkan membaca “Risalah Al Muawwanah#53”
