Fathul Ghaib

Bagian #22 Majelis ke  22 Usir rasa cinta dunia dari hati Pagi akhir Dzulqoidah 545 Hijriyah di pondok Beliau berkata:Ada seorang bertanya : Bagimana aku harus mengusir rasa kecintan dunia dari hatiku? Beliau (Abdul qadir) menjawab : perhatikanlah kegoncangannaya beserta tuhan-tuhannya, dan bangunan-bangunannya, bagaimana engkau berhilah kepada mereka, bertuhan mereka dan surut ke belakangnya, lalu memperlambatLanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Fathul Ghaib

Bagian #21 Majelis ke  21 Janganlah berpaling kepada makhluk Selasa sore tanggal 25 Dzulqoidah 545 Hijriyah, di Madrasah Beliau berkata:Dunia itu penutup akhirat dan akhirat penutup orang yang memiliki dunia dan akhirat; setiap ciptaan menjadi penutup Allah, selagi kau bersanding bersamanya, maka ia menutupimu. Janganlah berpaling kepada ciptaan atau apapun selain Allah sehingga memperdekatkan dirimu keLanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Fathul Ghaib

Bagian #20 Majelis ke  20 Bicara Tanpa Disertai Perbuatan Pengajian Syeikh Abdul Qodir al-Jilany Jum’at pagi 21 Dzulqoidah 545 Hijriyah di Madrasah, Beliau berkata: Wahai penghuni negeri ini, sungguh amat banyak sikap munafik terjadi, justru amat sedikit orang ikhlas, amat banyak orang bicara tanpa disertai perbuatan, tanpa amal; sedikit pun itu tak berimbang; bahkan  hal ini laksanaLanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Fathul Ghaib

Bagian #19 Majelis ke  19 Takut kepada Alloh Pengajian Syeikh Abdul Qodir al-Jilany Selasa sore 18 Dzulqoidah tahun 545 Hijriyah di Madrasah, Beliau berkata:Demi Al-Haq, seandainya dia tidak ciptakan surga dan neraka tentu aku tetap mengharap dan takut Dia.Tunduklah kepada-Nya untuk mencari ridla-Nya. Jagalah sesuatu yang diberikan dan yang menyebabkan sika. Taat kepada Allah adalah melaksanakanLanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Fathul Ghaib

Bagian #18 Majelis Ke  18 Jihad Terhadap Hawa Nafsu Dan Syaetan Pengajian Syeikh Abdul Qodir Al-Jilany Ahad Pagi Tanggal 16 Dzulqoidah Tahun 545 Hijriyah Di Pondok, Beliau berkata:Allah telah memberikan untukmu berupa dua jihad/perlawananan; lahiri dan batini.Adapun batini usaha untuk memerangi nafsu, hawa, tabiat, setan, bertaubat dari maksiat; tetap memuliakan-Nya dan meninggalkan syahwat yang diharamkan.Sedang yangLanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Fathul Ghaib

Bagian #17 Majelis Ke  17 Jangan Mempermasalahkan Rizki Pengajian Syeikh Abdul Qodir Al-Jilany Jum’at Tanggal 14 Dzulqoidah Tahun 545 Hijriyah Di Madrasah, Beliau berkata:Engkau jangan bercita terhadap makhluk dengan dzikirmu, karena pencariannya kepadamu lebih berat daripada pencarianmu kepada-Nya. Bila engkau berhasil peroleh rizki hari ini, maka tinggalkan cita dengan pendapatan rizki di esok hari; seperti engkauLanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Fathul Ghaib

Bagian #16 Majelis ke 16 Beramal dengan Al-Qur’an Pengajian Syeikh Abdul Qodir al-Jilany Selasa sore tanggal 11 Dzulqoidah tahun 545 Hijriyah di Madrasah  Beliau berkata:Hasan al-Basri pernah berkata : Rendahkan dunia karena dunia, demi Allah, tidak baik ia kecuali setelah dihinakan.”Anak-anak muridku beramal dengan Al-Qur’an itu memperhentikanmu dari persemayaman-Nya, dan beramal dengan sunnah itu memperhentikanmu diLanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Fathul Ghaib

Bagian #15 Majelis ke  15. Mencari bekal untuk akhirat Pengajian Syeikh Abdul Qodir al-Jilany Ahad tanggal 9 Dzulqoidah tahun 545 di pondok, Beliau berkata:Orang beriman hidup di dunia itu semata hanya mencari bekal untuk akhirat, dan orang kafir itu bersenang-senang di dalamnya. Orang beriman senantiasa berbekal, karena mereka berada pada jalan Qana’ah dan mempermudah lepasnya hasrat,Lanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Fathul Ghaib

Bagian #14 Majelis ke  14 JANGAN MUNAFIQ Pengajian Syeikh Abdul Qodir al-Jilany Jum’at pagi tanggal 7 Dzulqoidah tahun 545 Hijriyah, di Madrasah. Beliau berkata:Wahai orang-orang munafik semoga Allah membebasakan di bumi ini darimu. Alangkah tebal sifat nifaqmu. Dalam waktu dekat engkau akan dijadikan santapan sindat melalui mulut dan tubuhmu – sampai tercecer – di baigan lainLanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Fathul Ghaib

Bagian #13 Majelis ke  13. MANDAHULUKAN AKHIRAT ATAS DUNIA Pengajian Syeikh Abdul Qodir al-Jilany Selasa sore tanggal 4 Dzulqoidah tahun 545 Hijriyah di Madrasah, Beliau berkata:Anak-anak muridku, dahulukan akhirat atas dunia tentu engkau akan memperoleh laba dari kduanya. Bila dunia engkau dahulukan atas akhirat, niscaya engkau rugi secara menyeluruh, bahkan siksa menantimu.Mengapa engkau sibuk berurusan denganLanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai