Fathul Ghaib

Bagian #12 Majelis ke  12. JANGAN MENCARI SELAIN ALLAH Pengajian Syeikh Abdul Qodir al-Jilany Ahad pagi tanggal 2 Dzulqa’idah tahun 545 Hijriyah, Beliau berkata:Wahai anak-anakku, tidak benar kehendakmu pada Allah tanpa engkau barengi tujuan untuk-Nya semata. Karena setiap orang yang mengaku berkehendak menuju Dia ternyata malah melampaui batas bahkan ia mencari selain Dia; berakibat sia-sialah pengakuannya. DiLanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Fathul Ghaib

Bagian #11 Majelis ke  11 MA’RIFATULLOH Pengajian Syeikh Abdul Qodir al-JilanyJum’at pagi 19 Syawal tahun 545 Hijriyah di Madrasah Al Namurah, Beliau berkata:Wahai Kaum sufi, kenalilah Allah, engkau jangan mendungu dari-Nya, taatilah jangan menentang-Nya, tepatilah jangan menelisihi-Nya, relakan atas ketentuan Dia jangan kau cabut, kenalilah Al-Haq melalui citaan-Nya. Dia adalah Dzat Pencipta, pelimpah rizki, pemula,Lanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Fathul Ghaib

Bagian #10 Majelis ke  10 TIDAK ADA BEBAN Pengajian Syeikh Abdul Qodir al-Jilany Ahad pagi 14 Syawal tahun 545 Hijriyah Beliau berkata:Sabda Nabi saw. :“Aku dan golongan umatku yang taqwa memperoleh kelepasan dari beban.”Taqwa tidak menjadi beban bagi penghambaan Allah, karena taqwa itu jelmaan dari tabiat kemanusiaannya. Ia menyembah Allah dengan lahir dan batininya tanpa adaLanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Fathul Ghaib

Bagian #9 Majelis ke  9 UJIAN BAGI ORANG BERIMAN Pengajian Syeikh Abdul Qodir al-JilanyJum’at pagi 12 Syawal tahun 545 Hijriyah di Madrasah Al Namura, Beliau berkata:Dari Nabi saw.“Sesungguhnya Allah tidak menyiksa kekasihnya tetapi hanyalah mencobainya.”Orang beriman tetap bertahan dari cobaan Allah, kecuali malah menghantarkan dirinya ke puncak kebaikan, baik di dunia atau di akhirat. DiLanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Fathul Ghaib

Bagian #8 Majelis Ke  8 JANGAN HANYA LAHIRNYA YANG DI PERBAIKI Pengajian Syeikh Abdul Qodir Al-Jilany Selasa Sore 19 Syawal Tahun 545 Hijriyah Di Madrasah Al-Namurah Beliau berkata: Bajunya nampak elok dan bersih hatinya kotor, berzuhudlah dalam kebolehan dan malas bekerja untuk makan guna mengisi agama, dan tidak mengenal wara (memelihara ddiri dari perkara haram danLanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Fathul Ghaib

Bagian #7 Majelis ke 7 SABAR Pengajian Syeikh Abdul Qodir al-JilanyHari Ahad tanggal 17 Syawal 545 H di Pesantrennya. Beliau berkata:Ya Allah limpahilah rahmat bagi Kanjeng Nabi Muhammad Saw dan keluarganya.“Berikanlah kami kesabaran dan berikanlah keteguhan langkah kami.” Limpahilah anugerahMu yang banyak, limpahilah rizki syukur atas anugerahMu…”Wahai para kaum….Bersabarlah kalian semua, sesungguhnya seluruh isi duniaLanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Fathul Ghaib

Bagian #6 Majelis 6 NASIHAT SEORANG MU’MIN KEPADA SAUDARANYA Pengajian Syeikh Abdul Qodir al-JilanyHari Jum’at Pertengahan Syawal Tahun 545 H, di Madrasahnya Beliau berkata:Qalbu orang-orang beriman senantiasa bersih, suci dan melupakan makhluk, terus menerus mengingat Allah Azza wa-Jalla, melupakan dunia, mengingat akhirat, melupakan apa yang ada padamu, dan mengingat apa yang ada di sisi AllahLanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Fathul Ghaib

Bagian #5 Majelis ke 5 SEBAB CINTA ALLAH KEPADA HAMBA-NYA Pengajian Syeikh Abdul Qodir al-JilanyHari Selasa Sore tanggal 12 Syawal tahun 545 H di Madrasahnya Beliau berkata:Anak-anak muridku semua, manakah sesungguhnya Ubudiyah yang benar kepada Allah Ta’ala? Betapa jauh anda meraih hakikatnya. Raihlah rasa cukup bersama Allah dalam seluruh perkara kehidupan anda.Anda adalah hamba yangLanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Fathul Ghaib

Bagian #4 Majelis ke 4 TAUBAT Mengikuti Pengajian Syeikh Abdul Qadir Al-JilaniHari ahad, 10 syawal 545 H Beliau mengatakan : Rasulullah saw, bersabda;“Siapa saja yang dibukakan pintu kebaikan, hendaknya ia cepat meraihnya, karena ia tidak tahu kapan pintu itu ditutup untuknya.”Wahai kaum Sufi, bergegaslah dan raihlah pintu kehidupan sepanjang itu terbuka. Siapa tahu dalam waktuLanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Fathul Ghaib

Bagian #3 Majelis ke 3 JANGAN BERHAYAL KAYA Pengajian Syeikh Abdul Qadir Al-JilaniJumat 8 syawal 545 H. Beliau mengatakan:Wahai para fakir, janganlah kalian mengkhayal kaya, siapa tahu kekayaanmu bisa menyebabkan kehancuranmu. Wahai orang yang sakit janganlah mengkhayal akan kesembuhan, siapa tahu kesembuhanmu justru menjadi penyebab kerusakanmu. Jadilah kalian orang yang cerdas. Jagalah buahmu agar terpujiLanjutkan membaca “Fathul Ghaib”

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai