Pelajaran 19 KEUTAMAAN IKHLAS DENGAN NIAT LILLAHI TA’ALA DALAM SETIAP AMAL Wahai anakku, dalam hadis Nabi diterangkan bahwa: “sesungguhnya setiap amal itu tergantung kepada niatnya. Dan seseoreorang akan mendapat balasan sesuai dengan apa yang diniatkannya.” (Hadits riwayat Bukhari, Muslim dan yang lain dari Umar bin Khathab ra., dari Nabi saw.)Sesungguhnya orang yang menghindari makan danLanjutkan membaca “Washoya#19”
Arsip Kategori: Tidak Dikategorikan
Washoya#18
Pelajaran 18 KEUTAMAAN BERAMALA DAN MENCARI REZEKI YANG DISERTAI TAWAKAL SERTA ZUHUD Wahai anakku, tuntutlah ilmu sebanyak mungkin, agar engkau dapat mengamalkan dan memberi manfaat untuk dirimu, serta dapat mengajar, menunjukkan dan mengajak umat manusia dalam mengamalkan ilmu tersebut. Belajarlah engkau agar dapat memperdalam ilmumu dengan jalan mengambil pelajaran dari hidup dan kehidupanmu serta mendapatkan jalanLanjutkan membaca “Washoya#18”
Washoya#17
Pelajaran 17 KEUTAMAAN TOBAT, ROJA, KHAUF, SABAR DENGAN BERSYUKUR Wahai anakku, hindarkanlah diri dari dosa dan kesalahan, terkecuali para Nabi ‘Alaihimush Shalaatu Wassalaam, mereka semua ma’shum (terjaga). Jika dirimu terpaksa melakukanya beristighfarlah kepada Allah swt., sesugguhnya Rabbmu maha pengampun bagi hamba-hamba-Nya.Wahai annaku, sesugguhnya bertobat dari dosa yang kau lakukan tidak cukup dengan kata-kata lisan saja, tatapi tobat yangLanjutkan membaca “Washoya#17”
Washoya#16
Pelajaran 16 GHIBAH, NAMIMAH, HIQD, HASAD DAN TAKABUR Wahai anaku, sebagian dari akhlak tercela dan hina ialah ghibah (engkau mambicarakan kejelekan temanmu di saat dia tidak ada). Apabila dia mengetahuinya tentu akan merasa tidak senang .Wahai anakku, pada setiap orang pasti mempunyai kekurangan, karena itu jauhilah olehmu membicarakan kejelekan orang lain. Wahai anakku, jauhilah ghibah, jauhi perbuatan-perbuatan yang sejenis. Perbuatan yang serupa dengan ghibah adalah namimah (mengadu domba),Lanjutkan membaca “Washoya#16”
Washoya#15
Pelajaran 15 KEUTAMAAN MURUAH (KURANG MENJAGA KEHORMATAN DIRI), SYAHAMAH (MENCEGAH HAWA NAFSU) DAN ‘IZZATIN NAFSI (KEMULIAAN DIRI) Wahai anakku, tidak ada kebaikan bagi orang yang sedikit muruahnya (kurang menjaga kehormatan diri), membuat dirinya hina dalam pandangan umat dan teman pergaulan. Apabila seseorang dihina dan dicela, dia akan merasa rendah diri serta kehilangan kemulian dirinya.Wahai anakku,Lanjutkan membaca “Washoya#15”
Washoya#14
Pelajaran 14 KEUTAMAAN DALAM ‘IFFAH Wahai anakku, ‘iffah (menjaga diri dari sesuatu yang haram) adalah sebagian dari akhlaq orang-orang yang mulia, termasuk sifat orang-orang yang beramal baik. sebab itu engkau harus memiliki akhlaq yang mulia itu agar menjadi suwatu watak yang tertanam dalam jiwamu.Sebagian dari ‘iffah ialah berusah untuk menjadi orang yang hidup sederhana, tidak merasaLanjutkan membaca “Washoya#14”
Washoya#13
Pelajaran 13 KEUTAMAAN AMANAH Wahai anakku, amanah (dapat dipercaya) merupakan sebaik-baik akhlaq dari beberapa akhlaq terpuji. Sedangkan khianat (tidak dapat dipercaya) merupakan seburuk-buruk akhlaq yang hina dan rendah. Amanah merupakan hiasan bagi orang-orang yg mulia dan berilmu. Sesungguhnya amanah dan sidiq (jujur) merupakan sebagian sifat-sifat para Rasul ‘alaihimu Shalaatu Wassalaamu (semoga shalawat dan salam dicurahkanLanjutkan membaca “Washoya#13”
Washoya#12
Pelajaran 12 KEUTAMAAN BERBUAT JUJUR Wahai anakku, berusahalah engkau untuk menjadi sesorang yang selalu jujur dalam segala pembicaraan. Sebab sesungguhnya dusta itu adalah perbuatan yang buruk dan tercela. Janganlah engkau berdusta untuk memperoleh nama baik dikalangan teman-teman dan gurumu. Bila engkau sudah terbiasa berdusta: maka teman-temanmu tidak akan mempercayaimu, sekalipun apa yang engkau sampaikan ituLanjutkan membaca “Washoya#12”
Washoya#11
Pelajaran 11 ADAB BERIBADAH DAN MASUK MASJID Wahai anakku, takut dan jauhilah olehmu ingkar dalam beribadah kepada Rabbmu, sebab sesungguhnya Rabbmu telah berfirman dalam kitab-Nya yang mulia:“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku. Aku tidak menghendaki rezeki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki Supaya mereka memberi Aku makan. Sesungguhnya AllahLanjutkan membaca “Washoya#11”
Washoya#10
Pelajaran 10 ADAB MAKAN DAN MINUM Wahai anakku, bila engkau ingin hidup sehat lahir bathin, terhindar dari segala penyakit, janganlah engkau mengisi perutmu dengan sembarang makanan. Makanlah ketika engkau merasa lapar dan berhentilah sebelum terlampau kenyang karena Rasulullah saw. Telah bersabda: “Tidaklah anak Adam (manusia) memenuhi suatu wadah itu lebih jelek dari pada memenuhi wadah makannyaLanjutkan membaca “Washoya#10”
