Pendahuluan Membaca buku ini insya Allah kesedihan dan ucapan diri kita akan sirna. Jangan pernah bersedih lagi, tidak ada yang tidak pernah bersedih dan takut apapun yang ada. Allah tidak akan memberikan ujian di luar batas kemampuan hamba-Nya. Karena janji Allah tidak pernah ingkar. Rasulullah saw. dalam sabdanya, Sesungguhnya ada golongan hamba Allah yang tidak termasuk nabi dan bukanLanjutkan membaca “Karomah Auliya#1”
Arsip Kategori: Tidak Dikategorikan
Kimyatus Sa’adah#8
Cinta Kepada Alloh Kecintaan kepada Allah adalah topik yang paling penting dan merupakan tujuan akhir pembahasan kita sejauh ini. Kita telah berbicara tentang bahaya-bahaya ruhaniah karena mereka menghalangi kecintaan kepada Allah di hati manusia. Telah pula kita bicarakan tentang berbagai sifat baik yang diperlukan untuk itu. Penyempurnaan kemanusiaan terletak di sini, yaitu bahwa kecintaan kepadaLanjutkan membaca “Kimyatus Sa’adah#8”
Kimyatus Sa’adah#7
Perkawinan Sebagai Pendorong Atau Penghalang Dalam Kehidupan Keagamaan Perkawinan memainkan peran yang besar dalam kehidupan manusia, sehingga ia perlu diperhitungkan dalam membahas soal kehidupan keagamaan dan dibicarakan dalam dua aspeknya, yaitu keuntungan dan kerugiannya. Mengetahui bahwa Allah, sebagaimana kata al-Qur’an, “Hanya menciptakan manusia dan jin untuk beribadah,” maka keuntungan yang pertama dan nyata dalam perkawinanLanjutkan membaca “Kimyatus Sa’adah#7”
Kimyatus Sa’adah#6
Pemeriksaan Diri dan Dzikir Kepada Allah Ketahuilah wahai saudaraku, bahwa di dalam al-Qur’an Tuhan telah berfirman, “Akan Kami pasang satu timbangan yang adil di Hari Perhitungan dan tak akan ada jiwa yang dianiaya dalam segala hal. Siapa pun yang telah menempa satu butir kebaikan atau maksiat, kelak pada hari itu akan melihatnya.” Di dalam al-Qur’anLanjutkan membaca “Kimyatus Sa’adah#6”
Kimyatus Sa’adah#5
Tentang Musik dan Tarian Sebagai Pembantu Hati manusia diciptakan oleh Yang Maha Kuasa bagai sebuah batu api. Ia mengandung api tersembunyi yang terpijar oleh musik dan harmoni serta menawarkan kegairahan bagi orang lain, disamping dirinya. Harmoni-harmoni ini adalah gema dunia keindahan yang lebih tinggi, yang kita sebut dunia ruh. Ia mengingatkan manusia akan hubungannya denganLanjutkan membaca “Kimyatus Sa’adah#5”
Kimyatus Sa’adah#4
Pengetahuan Tentang Akhirat Berkenaan dengan nikmat surgawi dan siksaan-siksaan neraka yang akan mengikuti kehidupan ini, semua orang yang percaya pada al-Qur’an dan Sunnah sudah cukup mengetahuinya. Tapi ada suatu hal yang sering terlewatkan oleh mereka, yaitu bahwa ada juga suatu surga ruhaniah dan neraka ruhaniah. Mengenai surga ruhaniah, Allah berfirman kepada NabiNya, “Mata tidak melihat,Lanjutkan membaca “Kimyatus Sa’adah#4”
Kimyatus Sa’adah#3
Pengetahuan Tentang Dunia Ini Dunia ini adalah sebuah panggung atau pasar yang disinggahi oleh para musafir di tengah perjalannya ke tempat lain. Di sinilah mereka membekali diri dengan berbagai perbekalan untuk perjalanan itu. Jelasnya, di sini manusia dengan menggunakan indera-indera jasmaniahnya, memperoleh sejumlah pengetahuan tentang karya-karya Allah serta, melalui karya-karya tersebut, tentang Allah sendiri. SuatuLanjutkan membaca “Kimyatus Sa’adah#3”
Kimyatus Sa’adah#2
Pengetahuan Tentang Tuhan Sebuah hadits Nabi (SAW) yang terkenal berbunyi “Dia yang mengenal dirinya, mengenal Allah.” Artinya, dengan merenungkan wujud dan sifat-sifatnya, manusia sampai pada sebagian pengetahuan tentang Tuhan. Tetapi karena banyak orang yang merenungkan dirinya tidak juga menemui Tuhan, berarti bahwa tentulah ada cara-cara tersendiri untuk melakukan hal tersebut.Kenyataannya, ada dua metode untuk bisaLanjutkan membaca “Kimyatus Sa’adah#2”
Kimyatus Sa’adah#1
MUQODDIMAH Ketahuilah, bahwa manusia tidak diciptakan secara main-main atau sembarangan. Ia diciptakan dengan sebaik-baiknya dan demi suatu tujuan agung. Meskipun bukan merupakan bagian Yang Kekal, ia hidup selamanya; meski jasadnya rapuh dan membumi, ruhnya mulia dan bersifat ketuhanan. Ketika, dalam tempaan hidup zuhud, ia tersucikan dari nafsu jasmaniah, ia mencapai tingkat tertinggi; dan sebaliknya, dariLanjutkan membaca “Kimyatus Sa’adah#1”
Al-Hikam#126-127
126 & 127: KERINDUAN UNTUK MELIHAT ALLAH S.W.T KAMU DIANJURKAN KETIKA HIDUP KINI SUPAYA MEMPERHATIKAN CIPTAAN-NYA DAN AKAN DIPERLIHATKAN KEPADA KAMU DI AKHIRAT KELAK AKAN KESEMPURNAAN ZAT-NYA. ALLAH S.W.T MENGETAHUI AKAN KEADAAN KAMU YANG TIDAK SABAR MERINDUI UNTUK MELIHAT-NYA, MAKA DIPERLIHATKAN KEPADA KAMU KEASLIAN CIPTAAN-NYA. Hamba Allah s.w.t yang sampai kepada makam makrifat akan berhadapanLanjutkan membaca “Al-Hikam#126-127”
